Beranda Kesehatan Kebiasaan ini ternyata dapat Memicu Kelelahan Loh!

Kebiasaan ini ternyata dapat Memicu Kelelahan Loh!

0

Kebiasaan ini ternyata dapat Memicu Kelelahan Loh! – Energi merupakan salah satu zat yang penting bagi tubuh. Perannya sebagai sumber kekuatan membuat energi sangat berpengaruh bagi manusia dalam melakukan aktifitas. Jika seseorang tak memiliki energi atau kelelahan maka aktifitasnya akan terganggu.

Penyebab Kelelahan

Meskipun dampak hal tersebut telah banyak diketahui masyarakat, namun sebagian orang masih melakukakan kebiasaan yang dapat menyebabkan kekurangan energi seperti kurang aktif, mengalami stres berlebihan, kurang istirahat, tidak mengatur pola makan, dan tidak bersosialisasi.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut mempengaruhi hal penting dalam proses pembentukan energi. Selain itu, beberapa kebiasaan tidak sehat tersebut juga menghambat perkembangan unsur yang berperan sebagai penghasil energi.

Istirahat Tidak Teratur

Waktu istirahat merupakan salah satu hal penting untuk menunjang aktifitas. Walaupun terkadang kelihatan remeh, cukup atau tidaknya waktu istirahat dapat mempengaruhi performa seseorang dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Sama halnya dengan stres, kekurangan istirahat juga membuat tubuh seseorang mengalami peningkatan produksi kortisol.

Sebagai akibatnya, jumlah kortisol yang meningkat tersebut akan menurunkan produksi ATP (Adenosine Triphosphate) dalam otak seseorang. Karena ATP berfungsi untuk mengirim energi pada seluruh tubuh, pengurangan jumlah produksinya juga dapat mengacaukan proses persebaran energi dalam tubuh sehingga seseorang yang kurang istirahat menjadi kelelahan.

5 Cara Mengobati Wasir Secara Alami,Apa saja ?

Kurang Aktifitas

Kurang aktifitas atau gerak adalah hal yang membawa dampak buruk terhadap energi seseorang. Kebiasaan ini akan mempengaruhi 2 unsur penting dalam ketersediaan energi untuk tubuh, yaitu Mitochondria dan ATP. Mitochondria merupakan unsur penghasil energi dalam sel otak manusia, sedangkan ATP atau Adenosine Triphosphate adalah unsur yang menyebarkan energi ke seluruh tubuh.

Keberadaan kedua zat ini sangat bergantung pada massa otot. Karena kurang gerak menyebabkan penyusutan pada massa otot, Mitochondria dan ATP sebagai penghasil dan pengirim energi dalam tubuh manusia juga akan berkurang sehingga seseorang dilanda kelelahan.

Makan Tidak Teratur

Pola makan adalah hal yang sangat penting bagi kesehatan. Apa yang dikonsumsi seseorang sangat berpengaruh bagi kondisi tubuhnya. Jika seseorang tidak memperhatikan asupan yang terkandung pada makanannya, kebutuhan akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuhnya tidak akan tercukupi. Tak terpenuhinya kebutuhan vitamin dan mineral pada tubuh seseorang juga berakibat pada pengurangan produksi ATP sehingga ia mengalami kelelahan.

Di Indonesia Penyakit Kanker Paru Terus meningkat,Apa Penyebabnya ?

Stress Berlebihan

Stres juga merupakan pemicu beberapa hal yang dapat menyebabkan kelelahan. Seseorang yang mengalami stres akan mengalami peningkatan produksi hormon kortisol dalam tubuhnya. Peningkatan produksi kortisol ini akan berakibat tak baik jika stres yang dialami seseorang berlebihan. Hal ini disebabkan karena kortisol yang dihasilkan oleh tingkat stres berlebih dapat mengurangi produksi ATP sebagai penyebar energi ke seluruh tubuh, dan hal ini berakibat pada kelelahan bagi seseorang.

7 Efek Bahaya Makan Durian

Kurang Bersosialisasi

Kurangnya interaksi antar sesama juga memberi dampak tak baik terhadap energi seseorang. Karena bersosialisasi dapat memicu otak memproduksi unsur kimia yang mendatangkan rasa bahagia dan energi, seseorang yang tidak bersosialisasi akan kehilangan produksi energi yang bersumber dari interaksi antar sesama tersebut. Hal ini tentu mengurangi suplai energi pada seseorang sehingga ia akan kelelahan.

Kebiasaan-kebiasaan yang membuat ketersediaan energi tak terjaga seharusnya dihindari. Melakukan kebiasaan tidak sehat tersebut sama dengan mempercepat pemburukkan kondisi kesehatan karena tanpa kebiasaan-kebiasaan tersebut, kondisi kesehatan seseorang pasti memburuk seiring bertambahnya usia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here