Beranda Pendidikan Pentingnya Pendidikan Budi Pekerti Sejak Dini

Pentingnya Pendidikan Budi Pekerti Sejak Dini

1

Pendidikan Budi Pekerti Sejak Dini. Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu kualitas hidup seseorang. Selain pendidikan Agama, budi pekerti merupakan faktor yang membentuk sifat dan karakter seseorang. Budi pekerti harus diperkenalkan sejak masih dini. Terlebih lagi budi pekerti akan membentuk seseorang menjadi pribadi yang baik.

Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup seorang diri. Manusia merupakan suatu makhluk yang harus berinteaksi satu sama lain. Dengan mempunyai budi pekerti yang baik, maka seorang anak dapat menjadi pribadi yang membanggakan kedua orang tuanya. Sopan santun terhadap sesama, terlebih lagi sopan santun terhadap orang yang lebih tua tentu harus dipupuk sejak usia dini.

Agar pendidikan budi pekerti dapat menerap dengan baik, orang tua dan lingkungan harus memperkenalkannya sejak dini. Ketika etika tersebut diperkenalkan dan dipertahankan, maka lambat laun semua akan terekan dalam sebuah memori seorang anak. Dengan demikian diharapkan budi pekerti yang baik dapat menerap hingga anak menjadi dewasa.

Budi pekerti ini bukan hanya diperkenalkan dalam pendidikan formal seperti di taman kanak-kanak atupun diperkenalkan oleh guru di Sekolah Dasar (SD), namun tentunya keluarga terutama orang tua sangat berperan penting dalam membangun pondasi dasar karakter seorang anak. Terutama pada saat keemasan yaitu pada saat anak balita dan menginjak bangku tanakn kanak-kanak.

Dengan perkembangan zaman yang semakin berkembang. Teknologi yang ada juga semakin berkembang pesat. Orang tua tentunya harus lebih selektif dalam memilih teknologi yang ada. Salah satu contoh diantaranya dengan maraknya media sosial, sudah barang tentu anak-anak dapat dengan mudah menjangkau media sosial tersebut hanya dengan pemakaian koneksi internet saja. Kapanpun dan dimanapun media sosial dapat terhubung dengan dunia anak-anak. Apabila tidak dilatih budi esejak dini dikhawatirkan 

Maraknya berita yang dapat dengan mudah diakses dan ditonton oleh anak-anak dikhawatirkan dikonsumsi bukan pada saat yang tepat. Apabila anak-anak  tidak didampingi oleh orang tua dikhawatirkan anak-anak dapat melewati batas dan meniru hal-hal negatif yang terdapat dalam berbagai macam berita di dunia maya. Sebaliknya, banyak juga hal positif yang diperoleh dari serapan teknologi. Dengan demikian orang tua harus selalu mendampigi anak untuk menoba teknologi baru dan mempelajari pendidikan budi pekerti. 

Anak-anak kini asyik dengan dunianya masing-masing. Bermain gadget tidak kenal waktu. Kadang tidak menghiraukan nasihat atau pesan orang tua. Jangankan untuk berbicara dari hati ke hati dan berkumpul bersama keluarga. Sedengan kesibukan dalam dunia maya banyak  Bukan hal yang mustahil keopanan dan budi pekerti lama-kelamaan terkikis apabila tidak dibiasakan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan budi pekerti harus selalu diterapkan dan dijaga dengan baik.

Anak-anak seolah mempunyai dunia baru dalam berinteraksi satu-sama lain. Jembatan pendidikan budi pekerti akan mendukung sosialisasi anak-anak  dalam hal berinteraki sebagai makhluk sosial.  Dengan berinteraksi seara langsung maka penerapan budi pekerti dapat diaplikasikan secara nyata. 

Penerapan pendidikan budi pekerti harus didukung oleh orang tua, keluarga dan lingkungan seitar tempat tinggal. Tidak jarang dalam satu lingkungan tempat tinggal, tetangga saling tidak mengenal bahkan tidak saling bertegur sapa. Orang tua juga harrus berperan aktif dan mendukung anak-anak dalam mengambil teknologi yang baik. Tidak semua teknologi dapat diterima dengan baik oleh anak-anak. Tugas orang tua adalah mendampingi dan  memberikan pendidikan non formal yang baik.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here