Beranda Pendidikan Polemik Pendidikan Berbasis Online

Polemik Pendidikan Berbasis Online

0

Polemik Pendidikan Berbasis Online. Perkembangan teknologi yang pesat, mempengaruhi segala aspek dalam kehidupan. Seperti berdagang, membeli, bahkan pendidikan pun menjadi aspek yang mendapat dampak dari berkembangnya teknologi.

Untuk menghadapi MEA dan revolusi industri 4.0, maka tidak heran, jika segala sesuatu bisa dikerjakan secara instan melalui media internet. Hal ini menunjukkan bagaimmana cepatnya teknologi menembus kehidupan masyarakat. Bahkan, masyarakat pun dituntut untuk lebih bisa berkembang, agar kualitasnya tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain.

Pada tahun 2017, Indonesia sempat dihebohkan dengan pendidikan berbasis online atau lebih dikenal dengan sebutan e-learning. Hal inilah yang merupakan dampak dari adanya teknologi. Pendidikan ini pun sempat menjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Sebagian yang pro berpendapat bahwa pendidikan semacam ini bisa memajukan pendidikan di Indonesia. Sedangkan, sebagian yang kontra berpendapat bahwa tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang memadai untuk melakukan pendidikan yang satu ini.

Melihat bagaimana banyaknya orang yang pro dan kontra, pastilah banyak juga yang bertanya apa keuntungan dan kekurangan dari pendidikan tersebut. Berikut akan diulas beberapa keuntungan dan kerugian dari jenis pendidikan ini.

Keuntungan

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari pendidikan berbasis online, seperti murah, yang berarti siswa hanya bermodalkan paket internet saja untuk bisa bergabung dalam pembelajaran, bahkan siswa juga bisa mengakses materi pembelajaran yang diinginkan tanpa harus khawatir ketinggalan pelajaran apabila tidak hadir.

Keuntungan lain yang bisa didapat adalah wawasan yang dimiliki siswa tidak terbatas. Hal ini dikarenakan pada e-learning siswa akan selalu menemukan hal yang belum pernah mereka ketahui. Bahkan, pada jenis pendidikan ini pun siswa bisa mencari konten materi yang memiliki penyampaian yang mudah dipahami, seperti melalui video ataupun gambar.

Dalam pendidikan berbasis online pun, siswa bisa belajar lebih mandiri dan hemat. Artinya, siswa dapat terbiasa mencari materi yang ia ketahui tanpa harus bertanya kepada guru di kelas. Sementara, hemat sendiri berarti siswa tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli buku pelajaran, karena mereka bisa dengan mudah mengakses materi pembelajaran dari internet.

Kekurangan

Beberapa kekurangan yang bisa terjadi dalam pendidikan ini seperti, kesosialan terganggu. Maksudnya adalah pembelajaran melalui pendidikan ini akan menghasilkan perbedaan wawasan antara satu siswa dengan yang lainnya. Ada siswa yang merasa dirinya lebih superior, karena mengetahui lebih banyak dari yang lain. Ada juga siswa yang wawasannya kurang dan berakhir minder atau mengucilkan diri.

Kekurangan di atas sebenarnya bisa diperbaiki, tapi ada kekurangan lain yang dapaknya kepada guru, yaitu interaksi siswa dengan guru yang semakin berkurang. Hal ini dikarenakan siswa lebih aktif berguru kepada internet. Sehingga, mereka merasatelah mengetahui materi dan tidak ada lagi yang bisa ditanyakan kepada guru. Kekurangan pendidikan berbasis online inilah yang akan membuat para guru tidak dibutuhkan lagi didalam kelas.

Kekurangan terakhir adalah infrastruktur yang tidak memadai. Hal ini bisa dilihat dari beberapa sekolah yang tidak mempunyai lab komputer dan processor yang memadai. Sehingga, beberapa sekolah tersebut akan kesulitan jika pendidikan ini terus diterapkan. Bahkan, nantinya akan timmbul masalah-masalah lain yang berhubungan.

Pendidikan berbasis online memanglah bagus dengan segala keuntungan yang didapat oleh para siswa. Namun, penerapan pendidikan ini perlu dilakukan peninjauan ulang, karena infrastruktur dari tiap sekolah belumlah merata dan hal ini pada akhirnya akan menghasilkan kesenjangan. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here